05 September 2010

Cintai Alam Sedini Mungkin

Environmental Science: A Global ConcernApakah Anda ingat bagaimana berdebarnya hati Anda saat pertama kali melihat rusa? Bisakah Anda mengingat kicauan burung bangau yang menggema dalam emosi Anda? Apakah seekor angsa liar yang anggun masih tergambar jelas dalam pikiran Anda? Kebanyakan dari kita menikmati saat kita berada di alam, berada di suatu tempat yang liar dan indah.
Tidak sulit untuk memikirkan apa yang ingin kita lakukan dan tempat-tempat apa saja yang kita ingin kunjungi. Namun, seberapa sering kita berpikir untuk mengajak anak-anak menjelajahi alam?
Penelitian telah membuktikan bahwa anak di bawah usia enam tahun dapat belajar paling efektif dengan menggunakan pancaindra mereka. Alam yang indah memberikan anak-anak kesempatan tak terbatas untuk itu. Ada banyak tempat di mana kita bisa membawa anak menikmati alam.
Bagimanapun juga, sering kali lebih mudah untuk mengajak anak yang lebih tua daripada mengajak balita yang biasanya hanya bermain-main di sekitar kaki kita. Meski demikian, tidak ada saat yang lebih baik untuk mengenalkan mereka pada alam sebelum mereka nantinya lebih tertarik pada televisi, video game, dan komputer yang terus berlomba menarik minat dan perhatian mereka. Mengenalkan mereka pada alam saat masih kecil, saat pikiran mereka masih penasaran dengan keindahan dunia di sekitar mereka, adalah saat yang paling baik.
Menurut American Hiking Society, berjalan-jalan menurunkan tekanan darah, menguatkan jantung, dan membantu menurunkan berat badan. Berjalan-jalan bisa menjernihkan pikiran dan mengusir stres. Berjalan-jalan juga baik untuk lingkungan, dan bahkan mungkin penting bagi kesehatan lingkungan, berjalan-jalan semakin menyadarkan kita akan kesehatan lingkungan.
Anak-anak suka berjalan-jalan -- apalagi jika kita mengajaknya saat mereka masih sangat muda! Mereka sepertinya tidak peduli dengan jarak dan tujuannya. Bersenang-senanglah. "Lihatlah dunia melalui mata mereka, dan dunia menjadi baru lagi," kata seorang ayah.
Anak-anak tertarik dengan hal-hal yang nyata dan bisa dirasakan -- yang dekat dan bersifat pribadi, yang dapat disentuh, dan yang dapat dirasakan. Jalan-jalan adalah cara yang bagus untuk anak bisa menyentuhkan tangan mereka kepada sesuatu. Jangan hanya berdiam di taman! Bawa mereka ke padang rumput, berjalan menyusuri sungai kecil yang arusnya tenang, mendaki bukit kecil, berjalan berliku-liku melewati pepohonan -- atau aktivitas lainnya sesuai kreativitas Anda!
Saat Anda berjalan-jalan dengan anak-anak, terutama yang masih kecil, Anda adalah seorang petualang. Yang penting bukan jaraknya, tapi perjalanannya. Biarkan mereka mengerti bahwa Anda menikmati alam, maka mereka pun juga akan menikmatinya. Jangan tergesa-gesa. Jangan rencanakan tujuannya. Pokoknya jalan saja. Dan, perhatikan mereka.
Berpikirlah seperti mereka: jaring laba-laba, tetes embun, serangga, melempar kerikil. Sering kali, anak-anak menangkap dan meneladani apa yang orang dewasa lakukan tanpa pikir-pikir lagi. Mereka merasa senang bisa berada di atas rumput, mencium bau bunga, melihat tekstur batang pohon, merasakan sensasi meluncur dari bukit berumput, dan merangkak masuk ke sebuah lubang.
Seorang ibu yang berpengalaman suka tengkurap dengan anak-anaknya dan mengamati sebongkah tanah. Mereka menghitung serangga. Mereka melihat warna tanahnya. Mereka mengamati semut-semut yang sedang sibuk. Mereka mempelajari tanaman dan rerumputan. Mereka mengamati bungkus permen yang dibuang oleh orang tak bertanggung jawab yang merusak tanah mereka. Kemudian mereka berguling dan mengagumi luasnya langit sambil mencari awan yang membentuk sebuah gambar.
Jangan lupa untuk bicara. Untuk anak-anak yang sedang belajar berkata-kata, saat itu merupakan saat yang paling bagus -- tambang emas kata-kata baru. Untuk anak-anak yang sudah bisa berbicara, penjelasan singkat dan dialog akan menambah pemahamannya akan dunia yang ada di sekitarnya. Bicaralah tentang keamanan. Bicaralah tentang bahaya dan nilai yang dimiliki dunia di mana mereka ada -- tanaman beracun dan yang tidak, seranggga yang menyengat dan yang berguna, arus air yang deras dan yang tenang tapi dalam -- dan bagaimana jika tersesat?
Tangkap rasa hati dan imajinasi mereka. Tunjukkan pada mereka bagaimana menikmati alam. Bagaimana menikmati binatang dan burung. Bagaimana menginterpretasi suara, bau, dan tekstur -- dan bagaimana mencintai semuanya itu!
Terakhir, saat Anda berada di alam, bawalah kotak P3K berisi obat-obatan untuk benjol dan memar, tabir surya, dan pembasmi serangga. Alat lain yang mungkin dapat dibawa adalah kaca pembesar, kantong plastik (untuk membawa pulang apa yang menarik yang ditemukan di alam) -- pastikan untuk mengetahui peraturan setempat jika Anda tidak yakin apakah hal-hal seperti itu boleh dibawa -- makanan kecil, air minum, dan popok jika perlu.
Setiap anak yang terpikat dengan alam sebagai seorang balita akan menjadi orang yang mencintai alam dan mengurangi risiko peningkatan kerusakan lingkungan.
Setiap anak yang belajar untuk bersukacita menghabiskan waktu di dunia yang indah ciptaan Allah, akan menjadi anak-anak yang berpeluang tumbuh penuh dengan penghargaan atas seluk-beluk mahakarya yang kita sebut bumi dan kesadaran akan perannya melindungi dan meningkatkan segala sumber yang kita nikmati.

SubscribeIndoFeed Bookmarking Service Subscribe in Bloglines

04 September 2010

Author Kehormatan

Berbagi adalah sebuah keharusan bagi blogger manapun,
karena sebuah blog selayaknya dibuat memang untuk berbagi,
apalah artinya kita menulis bila tidak memberi manfaat pada pembacanya.
apalah artinya kita nge-blog bila tidak saling berbagi,
berbagi rasa,
berbagi ilmu dan pengetahuan,
berbagi pengalaman,
dan berbagi apa saja yang bermanfaat untuk sesama
oleh sebab itu saya mengajak sahabat-sahabat blogger di mana saja berada untuk bergabung bersama saya mengelola blog Ekowisata Ujungkulon ini
alangkah baiknya bila anda mengirimkan artikel bertema wisata dan lingkungan hidup sesuai dengan tema blog ini. tapi anda pun boleh mengirimkan artikel bertema seputar tips blogging atau tips menulis seperti artikel kiriman mas Erianto Anas

dengan menjadi kontributor blog Ekowisata Ujungkulon, secara otomatis anda akan mendapatkan back link satu arah ke blog milik anda

selain itu dengan mengirim artikel nama sobat pun akan terpajang sebagai Tim Redaksi blog Ekowisata Ujungkulon 

nah, mau kan jadi kontributor kehormatan blog Ekowisata Ujungkulon?

Kalo mau, ayo gabung sekarang juga. Caranya gampang koq, cukup kirim komentar di bawah postingan ini dan sertakan alamat email kamu pada form komentar di baris URL / Email.

Subscribe
IndoFeed Bookmarking Service Subscribe in Bloglines

Tarif Lebaran

Walaupun pemerintah telah menetapkan tidak adanya tuslah atau biaya tambahan atas tarif kendaraan umum pada musim mudik lebaran tahun ini, namun ongkos kendaraan umum jurusan Labuan - Cibaliung, Labuan - Sumur dan Labuan - Tamanjaya meningkat 400% atau empat kali lipat dari harga normal.
Menurut beberapa orang sopir elf jurusan Labuan - Tamanjaya yang saya hubungi melalui telepon, kenaikan tarif angkutan umum jurusan Labuan - Sumur dan Tamanjaya memang selalu terjadi setiap tahunnya tak peduli apakah ada pemberlakuan tuslah atau tidak.
Ujang (bukan nama sebenarnya - seorang kernet elf Labuan - Cibaliung - menyatakan bahwa kenaikan tarif itu ditentukan atas musyawarah para pemilik kendaraan umum dengan para calo di terminal Labuan. Dia juga menegaskan bahwa selama ini masyarakat tidak pernah ada yang mengeluh atau keberatan dengan kenaikan harga tersebut.
"Ngarana ge keur usim lebaran, di mana-mana oge masalah ongkos kandaraan umum mah pasti naek pak.. wajar bae lah, maremaan satahun sakali mah" katanya dalam bahasa Sunda dialek Cibaliung.
Berbeda dengan Ujang, seorang sopir yang tak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut dikarenakan melonjaknya jumlah penumpang dan tidak adanya armada tambahan dari pemerintah. Jadi wajar saja bila ongkosnya naik sampai empat kali lipat dari harga normal di hari biasa.
Tapi sopir ini pun tidak membantah ketika ditanya mengenai peranan calo yang memicu kenaikan tarif tersebut.
Sebenarnya tidak sedikit warga yang mengeluhkan kenaikan tarif angkutan umum jurusan Labuan - Tamanjaya, namun mereka tak bisa berbuat apa-apa karena memang tak punya pilihan lain.
Semoga pemerintah dapat segera turun tangan untuk mengendalikan kenaikan tarif kendaraan umum khususnya elf jurusan Labuan - Tamanjaya yang kenaikannya sangat tajam, bahkan jauh di atas tarif tuslah lebaran yang biasanya diberlakukan.

Subscribe
IndoFeed Bookmarking Service Subscribe in Bloglines


Link Within

Related Posts with Thumbnails